Posts

Showing posts with the label Film

Diam & Dengarkan: Katarsis dalam Sebuah Retreat di Balik Layar Kaca

Image
Menonton film jadi salah satu kegiatan lambat yang membuat saya berpikir lebih dalam untuk memeperhatikan hal-hal kecil yang terlewat seperti seting tempat, lagu yang digunakan, atau pun gerakan kamera untuk mengkomunikasikan sesuatu. Selama lebih banyak melakukan aktifitas di rumah, salah satu yang saya lakukan adalah menonton film, tapi baru kali ini saya langsung menulis sebuah refleksi setelah menonton sebuah film, " Diam & Dengarkan " produksi Anatman Pictures. Industri hiburan jadi salah satu yang terbatasi atas situasi yang terjadi. Beberapa pekerja kreatif, mengerahkan kreatifitas mereka dalam situasi terbatas untuk tetap berkarya. Dian Sastrowardoyo dalam sebuah wawancara menceritakan tantangan dunia perfilman di situasi pandemi. Eksekusi syuting biasanya berpindah-pindah lokasi, yang kemudian mendadak jadi tempat wisata, sekarang fokus kepada cerita dan akting pemain, sebagai bagian paling esensial dari film, walaupun hanya diambil dari satu tempat saja atau men...

Jihad Selfie: Kegalauan Remaja dan Pentingnya Keluarga

Image
Baru kemarin saya menonton film dokumenter Jihad Selfie di Kineforum. Ini adalah pertama kalinya saya menonton di Kineforum dengan penonton yang cukup banyak. Saya sudah sampai di TIM (Taman Ismail Marzuki) pada pukul 17.00 dari Kampus UI Depok. Pada awalnya saya tidak mau langsung ke Kineforum karena loket baru dibuka satu jam sebelum film dimulai dan film diputar pukul 19.30, tapi pesan singkat dari seorang teman membuat kaki saya melangkah ke bioskop komunitas tersebut. Antrian sekitar 20 orang sudah terjadi untuk menonton Jihad Selfie. Lima menit kemudian, sudah ada 10 orang yang mengantri di belakang saya. Kalau begini ceritanya, tidak mungkin saya pergi-pergi untuk cemal-cemil atau sekedar melanjutkan mengetik catatan lapangan di lingkungan Taman Ismail Marzuki. Animo masyarakat cukup besar juga. Penonton didominasi para ibu-ibu setengah baya yang kemungkinan memiliki anak pra remaja atau remaja. Mungkin mereka penasaran dengan konten filmnya dan menjadikan suatu pembelajar...

(Review Film) Dead Time: Kala

Image
Kemarin secara random  saya mencari-cari video klip beberapa lagu. Sampai pada akhirnya muncul beberapa rekomendasi video-video film Indonesia di youtube . Saya klik salah satunya berjudul Kala, film produksi tahun 2007. Saya juga tidak tahu itu film apa, bagaimana sinopsis ceritanya. Di awal cerita, saya kurang mengerti dengan film ini. Ya jelas saja karena sutradaranya adalah Joko Anwar yang selalu membuat film dengan inti cerita yang sederhana tapi unik dan aneh, namun itu yang membuatnya menarik. Film ini mengambil setingan kehidupan lama yang baru saya ketahui bergaya film noir . Mulai memasuki pertengahan film, saya mulai bergidik dibuatnya karena mengira ini film horror . Mungkin karena efek suara dan pencahayaannya, walaupun memang dalan salah satu adegan menunjukkan sosok makhluk halus yang sudah dipersiapkan. Secara keseluruhan film ini menarik karena memang berbeda dengan film-film Indonesia kebanyakan. Cerita dari film ini meminjam sejarah, sejarah-sejaraha...